Bumiputera School Of Business
 
 
 |  Alumni  |  Keunggulan & Akreditasi  |  Fasilitas  |  Galeri  |  Lokasi  |  Kontak
 
 
 

Profile STIE Program Studi Akademik Kemahasiswaan Lembaga Beasiswa Penerimaan Mahasiswa Baru Financial Planning
 
 
 
 
 
Blue Ocean Strategy
13-01-2016 | dibaca 607 X

Pendahuluan 

Tanpa kita sadari bahwa saat ini pasar telah dibagi ke dalam 3 samudra merah, samudra biru dan samudra putih. Dalam samudra merah, batasan-batasan dalam industri telah didefinisikan dan diterima, dan semua seluk beluk persaingan sudah diketahui oleh semua lapisan masyarakat yang berkecipung di bisnis tersebut. Disini perusahaan berusaha untuk mengalahkan lawan mereka demi mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar. Kompetisi produk yang jor-joran mengakibatkan samudra merah ini menjadi samudra yang penuh darah. 

Sebaliknya samudra biru ditandai oleh ruang pasar yang belum terjelajahi, penciptaan permintaan baru, peluang pertumbuhan yang sangat menguntungkan. Dalam samudra biru ternyata tidak mudah untuk memetakan atau menciptakan samudra biru. Masih terlalu sedikit tentang panduan praktis mengenai bagaimana menciptakan samudra biru tersebut. Tanpa kerangka kerja analitis untuk menciptakan samudra biru dan prinsip-prinsip untuk mengelola risiko secara efektif, menciptakan samudra biru hanya menjadi impian semata yang dipandang oleh sebagian besar Manajer sebagai terlalu berisiko untuk dijadikan strategi.

Meskipun istilah samudra biru itu relatif baru, namun eksistensinya samudra biru tersebut tidaklah demikian adanya. Samudra biru adalah bagian dari dunia bisnis, dimasa kini dan masa silam. Mari kita menengok seratus tahun kemasa lalu dan bertanya : berapa banyak industri yang seratus tahun silam belum dikenal ? Jawabannya : banyak industri dasar seperti industri mobil, rekaman musik, penerbangan, petrokimia, layanan kesehatan terpadu, dan sebagainya yang belum pernah terdengar dan baru beberapa puluh tahun terakhir ini baru muncul. Kini, mari kita menengok ke masa 25 tahun yang silam, kembali bermunculan sekian ragam industri seperti reksa dana, telpon seluler, pembangkit listrik tenaga gas, bioteknologi, toko rabat, kedai kopi, sewaan video dan sebagainya.

 Kini, marilah sejenak kita berpikir sekitar dua puluh tahun kedepan. berapa banyak industri yang akan muncul yang mungkin saat ini belum terpikirkan. Realitasnya industri selalu berevolusi dan tidak pernah diam di tempat. Artinya sepanjang waktu terlihat bermunculan samudra biru secara terus menerus yang menciptakan samudra biru (pasar biru) ketimbang mempertahankan samudra merah (pasar lama) yang berlaku hukum berkompetisi dengan sangat sengit. 

Oleh: Paidi WS, SE, MM, AAAIJ .

Klik disini untuk membaca secara lengkap

 
   
 
 
Untitled Document
Kami siap melayani
 
 

 

Mahasiswa    Dosen

Lupa password?

 
 
 
Jumlah Pengunjung

  Online : 3
Today : 116
  Yesterday : 104
  This Week : 787
  Last Week : 825
  This Month : 2794
  Last Month : 2756
  Total : 227636
 
 
 
 
Info mengenai pengambilan undangan wisuda dan jadwal wisuda S2
   
Batas Akhir Penyerahan Proposal Skripsi Semester Ganjil TA 2017/2018
   
Info Pelatihan RFP di STIE Dharma Bumiputera
   
 
     
 
 
Blue Ocean Strategy
   
Strategi persiapan masa pensiun bagi karyawan
   
Menganggur atau Jadi Miliarder
   
 
     
 
 
 
All Right Reserved © STIE BUMIPUTERA